Computer Security
Computer security is a branch of computer technology known as information security as applied to computers and networks. The objective of computer security includes protection of information and property from theft, corruption, or natural disaster, while allowing the information and property to remain accessible and productive to its intended users. The terms computer system security, means the collective processes and mechanisms by which sensitive and valuable information and services are protected from publication, tampering or collapse by unauthorized activities or untrustworthy individuals and unplanned events respectively.
[en.wikipedia.org/wiki/Computer_security]
Home Computer Security
1 - Install and Use Anti-Virus Programs
2 - Keep Your System Patched
3 - Use Care When Reading Email with Attachments
4 - Install and Use a Firewall Program
5 - Make Backups of Important Files and Folders
6 - Use Strong Passwords
7 - Use Care When Downloading and Installing Programs
8 - Install and Use a Hardware Firewall
9 - Install and Use a File Encryption Program and Access Controls
Thinking About Securing Your Home Computer
Before diving into the tasks you need to do to secure your home computer, let’s first think about the problem by relating it to something you already know how to do. In this way, you can apply your experience to this new area.
So, think of your computer as you would your house, your apartment, or your condo. What do you know about how that living space works, what do you routinely do to keep it secure, and what have you installed to improve its security? (We’ll use this “computer-is-like-a-house-and-the-things-in-it” analogy throughout, departing only a few times to make a point.)
For example, you know that if you have a loud conversation, folks outside your space can probably hear you. You also routinely lock the doors and close the windows when you leave, and you don’t give the keys to just anyone. Some of you may install a security system to complement your practices. All of these are part of living in your home.
Let’s now apply similar thinking to your home computer. Email, instant messaging, and most web traffic go across the Internet in the clear; that is, anyone who can capture that information can read it. These are things you ought to know. You should always select and use strong passwords and exercise due care when reading all email, especially the unsolicited variety. These are things you ought to do. Finally, you can add a firewall, an anti-virus program, patches, and file encryption to improve the level of security on your home computer, and we’ll call these things you ought to install.
The rest of this document describes the things you ought to know, do, and install to improve the security of your home computer.
[http://www.cert.org/homeusers/HomeComputerSecurity/]
Komputer Sekuriti
Bagaimana seandainya tiba-tiba data-data Anda yang tersimpan didalam komputer hilang? Atau komputer Anda tanpa sebab mengalami "hang"? Atau komputer berjalan lambat tidak seperti biasanya? Tiba-tiba hard disk penuh. Kerap muncul pop-up yang menjengkelkan?
Itu adalah beberapa gejala bahwa komputer Anda sudah terserang oleh virus, spyware, malware, trojan dan lain-lain. Masih banyak gejala-gejala lainnya seperti komputer off secara tiba-tiba.
VIRUS
VIRUS didalam komputer adalah sebuah program komputer buatan manusia yang dibuat sengaja untuk mengacaukan dan merusak suatu sistim operasi.
Para pengguna komputer "pemula" dan pengguna internet "pemula" adalah sangat rentan terhadap serangan virus. Karena mereka belum memahami benar struktur sebuah file. Sebagai contoh: si A adalah pengguna internet pemula, pengetahuan komputernyapun masih tingkat pemula. Pada suatu hari dia mendapat email dengan disertai sebuah attachment dengan nama file : kangen.doc.exe, dengan menggunakan icon MS. Word untuk mengelabui.
Dianggapnya file itu adalah file dokumen biasa (Word). Karena ketidak tahuannya si A langsung membuka file tersebut. Setelah beberapa saat dirasakan komputernya timbul masalah. Sudah dipastikan bahwa komputernya sudah terinfeksi virus.
Sifat virus bermacam-macam. Ada virus yang langsung aktif ketika file tersebut berinteraksi dengan komputer tanpa harus membukanya.
YANG PERLU DIWASPADAI
Apabila didalam disket, flashdisk, CD ROM atau media penyimpanan lainnya maupun attachment email terdapat file-file yang mempunyai ekstensi yang aneh-aneh, harap diwaspadai. Mereka pada umumnya menyamarkan diri kedalam file-file ekstensi yang sudah dikenal. Misalnya :
*.jpg.pif , *.doc.exe , *.xls.vbs , *.pps.exe dan lain-lain.
MEDIA PENYEBARAN
Virus menyebar melalui beberapa media diantaranya : Internet, Email attachment, flash-disk, disket, CD ROM bahkan melalui VCD/CD bajakan. Maka berhati-hatilah kalau membeli CD software bajakan.
Bisa pula menyebar melalui jaringan LAN atau WAN. Bahkan jaringan RT/RW Net yaitu jaringan internet sharing yang digunakan bersama-sama di suatu lingkungan RT/RW sangat rentan sekali terserang virus, malware, spyware dan incaran empuk para hacker. Karena kebanyakan pengguna RT/RW net sangat terbatas pengetahuan internetnya.
TINDAKAN PREVENTIP
Tindakan preventip untuk meminimize serangan-serangan virus, hacker, maleware dan spyware :
* Instal program Anti Virus. Dan update secara berkala minimum 1 minggu sekali.
* Instal program Anti malware/spyware dan update secara berkala.
* Hati-hati terhadap ajakan untuk membuka link web site yang diragukan keabsahannya, terutama pada waktu chatting.
* Hati-hati untuk mendownload email attachment. perhatikan ekstensi filenya.
* Selalu memindai (scanning) virus setiap akan menggunakan media flashdisk, disket, CD ROM dan lain-lain.
* Gunakan CD software asli.
[http://www.aristamediastudio.co.cc/halaman/sekuriti.htm]
4 steps to protect your computer
1. Keep your firewall turned on.
2. Keep all your software and your operating system up-to-date.
3. Keep your antivirus software up to date.
4. Keep your antispyware technology up to date.
[www.microsoft.com/security/pypc.aspx]
1. Untuk apakan Security itu?
Security perlu untuk melindungi data, file, properti yang kita miliki. sama seperti properti kepemilikan kita, misalnya rumah, kendaraan, badan...dll semuanya perlu security. jangan sampai properti yang kita miliki bisa di ambil oleh orang lain yang tidak berhak. Misalnya saya punya sesuatu barang. tergantung kita apakah orang lain boleh melihat, memakai, mengambil, atau tidak boleh sama sekali tahu. itu kita yang punya barang yang mengatur. begitu juga di bidang komputer, orang lain bisa saja melihat file-file kita tanpa setahu kita. bisa saja mencuri informasi, email, data pribadi...no kartu kridit, no rekening, no atm, no hp..dll. dan kalau orang tersebut menyalah gunakan informasi tersebut bisa saja dia mengambil uang kita di bank, bisa berbelanja atas nama kita, bisa mengirim sms enggak benar atas nama kita. bisa saja mengirim email atas nama kita ke semua orang yang ada di addressbook kita (sosial engineering)
2. apa saja yang perlu di secure ?
Tergantung anda, apa saja yang harus lebih secure apa yang tidak perlu. Kalau mobil anda cukup dipasang kunci stir, apakah anda masih perlu alarm, masih perlu kunci rahasia, apakah jendela cukup di kunci saja apakah masih perlu kunci gambok, tralis besi. apakah pagar cukup 1 m, atau perlu setinggi 3 m.
server anda apakah cukup instalasi linux standar, tanpa perlu firewall, apakah masih perlu selinux (security enhance linux), apakah masih bisa di konsol lewat telnet, atau perlu ssh, apakah masih bisa di ping, atau ping nya di blok. itu semua tergantung kebutuhan...jangan sampai security ini menyusahkan
diri sendiri.
apakah notebook anda ada sangat data penting sehingga anda tidak bisa meminjamkan ke orang lain ?, apakah kalau orang anda pinjamkan harus login dengan guest, apakah password anda tidak boleh diketahui orang lain ? walaupun itu orang terdekat anda ? apakah boleh orang lain mengetahui
password root notebook anda ?
itu semua anda yang mengatur, bisa secure atau tidak...nya ya tergantung kebutuhan.
kalau rekan kerja anda bisa di percaya 100% bisa saja dia diberikan source code anda yang terpenting dalam hidup anda. kalau dia orang yang tidak bisa dipercaya jangan coba-coba memberikan informasi penting itu.
kalau anda percaya windows masih secure, tidak akan anda kehilangan file, data, atau informasi rahasia, silahkan saja pakai windows. Tapi kalau tidak, kapok kena virus, kena spyware, capek tiap minggu bahkan tiap hari harus update antivirus, download patch...dll pakai OS yang lebih secure misalnya linux, MacOS X. kalau masih kurang secure pakai saja openbsd yang di claim OS paling secure di muka bumi.
kalau website anda berisi informasi penting, misalnya gerakan dakwah politik partai yang hanya bisa diakses oleh anggota partai, mungkin perlu security tinggat tinggi, perlu login/password yang di berikan oleh ketua partai, untuk mendapatkan akses ke website anda.
Kalau anda jualan di internet, informasi no kartu kredit, no atm, no rekening, perlu di buat secure.
jadi perangkat apa saja yang perlu secure dan yang tidak perlu, anda yang menentukan aturan (policy) nya, misalnya app server ERP sangat penting sehingga orang luar tidak bisa mengakses ke server, perlu firewall 2 sampai 3 layer, yang masuk ke ruangan server perlu otoritas tertentu, hanya anda yang tau root server itu...dsb.
sebaliknya webserver anda yang berisi server percobaan, tidak perlu security tercanggih...cukup install standar dengan firewall standar.
3. bagaimana cara hacker (sebenarnya cracker) meng-hack ?
1001 (infinity) cara maling bisa masuk ke rumah, begitu juga craker...
cantoh yang disini mungkin sudah kuno, tapi ini cara-cara paling klasik dan paling jitu.
1. sosial engineering, misanya menyamar jadi karyawan (di perusahaan besar mudah sekali), memakai email orang lain (banyak dipakai virus/worm), berpura-pura sebagai teman dekat...dll (di novel blue nowhere banyak contoh nya)
2. mencuri informasi, melalui sniffing network mencari user/password, mencari tagihan kartu kredit yang dibuang di tempat sampah. membuat spyware yang akan mengirimkan addressbook, pim, no-no penting di komputer ke internet.
3. mencari security hole aplikasi, aplikasi yang ada "bolon" nya bisa menyebabkan dihack orang, misalnya sendmail terkenal banyak hole nya, lebih baik pakai qmail, postfix. Telnet tidak secure karena mengirim plain text melalui network.
4. DOS (denail of service) Dulu pernah kejadian IIS kena virus code red yang menyebabkan internet sempat macet. juga virus blaster, mellisa. Juga dalnet pernah di DDOS (distribute denail of service) sehingga macet. mail server, atau proxy server yang tidak benar konfigurasi nya juga bisa.
DOS ini cara kerja nya adalah memberikan request ke server sehingga server tersebut tidak bisa bekerja lagi dan macet. misalnya mengirim ping terus menerus. DDOS lebih parah kejam lagi, penyerang misalnya mengirimkan virus/worm yang akan menyebabkan komputer yang terkena akan menjadi bot
(robot), yang akan menyerang site-site tertentu. bayangkan saja kalau jutaan komputer terkena virus dan menyerang satu server, server itu bisa down dalam hitungan jam. kasus virus ... lupa yang menyerang site SCO.
Tapi bisa saja sabotasi ini onsite di lingkungan dalam, misalnya membuat service yang looping dan beranak... dengan child process yang berkembang sangat cepat server pasti akan down dengan cepat. pernah juga router cisco yang down ada hole nya di port tertentu yang dimanfaatkan virus.
5. membuat malicius code, membuat trojan, virus, worm, spyware yang akan memberikan akses ke server tertentu. misalnya dengan mencuri password. trojan yang membuka tcp port yang bisa membuat backdoor.
6. mengakses melalui LAN, biasanya LAN sangat tidak secure, dibanding jaringan internet, orang yang membawa notebook dan menacapkan LAN akan dengan bebas mengakses lan lokal, melihat file sharing, dll. begitu juga dengan wireless lan, kalau tidak secure, gedung sebelah bisa dengan mudah masuk ke LAN, dan bisa mengakses file sharing, server-server yang berada di LAN.
Tujuan nya...macam-macam
1. uji coba ilmu, yang ini biasanya pelajar, mahasiswa. yang ingin test ilmu nya di internet, ngehack server sekolanya (biasanya security nya payah). kalau merasa sudah hebat ngehack server-server pemerintah, bank, dll biasanya tidak merusak. tapi biasanya cukup ceroboh gampang di ketahui admin. misalnya
tidak membersihkan log, meninggalkan history.
2. Mencari tantangan, yang ini hanya coba-coba untuk ngehack server dan meninggalkan pesan ke admin nya...bahwa security nya masih bolong sana dan sini...hacker berpengalaman yang kurang kerjaan biasanya ngehack server server yang dengan security yang cukup tinggi...
3. Pemerasan. Banyak server yang di DOS yang dengan tujuan sabotase, pemerasan atau sakit hati...dll, bisa juga protes karena misalnya site SCO.
4. politik. bisa saja suatu negara di ban blok karena perang, di sabotase site site nya, atau di kirim virus...wah ini sudah perang negara...perang elektronik, misalnya waktu irak di perangi amerika, saya yakin internet, TV, Radio, juga di ban/blok, TV/Radio nya di jamming...yang pasti orang militer
yang punya kerjaan...kalau indonesia coba-coba ngelawan amrik, israel, dkk, pastinya akan diserang dari segala macam penjuru, termasuk internet... coba-coba aja ngusir mobiloil, freeport, newmont, caltex...kalo enggak di perangi terang terangan... sekarang aja pemerintah masih nurut di dikte amrik dkk...ya masih aman-aman aja, walaupun pengaruh nya sudah terasa...ya anda bisa lah merasakan nya...dll
[http://linux.or.id/node/850]
WELLIAM HALIM
1 - Install and Use Anti-Virus Programs
2 - Keep Your System Patched
3 - Use Care When Reading Email with Attachments
4 - Install and Use a Firewall Program
5 - Make Backups of Important Files and Folders
6 - Use Strong Passwords
7 - Use Care When Downloading and Installing Programs
8 - Install and Use a Hardware Firewall
9 - Install and Use a File Encryption Program and Access Controls
Thinking About Securing Your Home Computer
Before diving into the tasks you need to do to secure your home computer, let’s first think about the problem by relating it to something you already know how to do. In this way, you can apply your experience to this new area.
So, think of your computer as you would your house, your apartment, or your condo. What do you know about how that living space works, what do you routinely do to keep it secure, and what have you installed to improve its security? (We’ll use this “computer-is-like-a-house-and-the-things-in-it” analogy throughout, departing only a few times to make a point.)
For example, you know that if you have a loud conversation, folks outside your space can probably hear you. You also routinely lock the doors and close the windows when you leave, and you don’t give the keys to just anyone. Some of you may install a security system to complement your practices. All of these are part of living in your home.
Let’s now apply similar thinking to your home computer. Email, instant messaging, and most web traffic go across the Internet in the clear; that is, anyone who can capture that information can read it. These are things you ought to know. You should always select and use strong passwords and exercise due care when reading all email, especially the unsolicited variety. These are things you ought to do. Finally, you can add a firewall, an anti-virus program, patches, and file encryption to improve the level of security on your home computer, and we’ll call these things you ought to install.
The rest of this document describes the things you ought to know, do, and install to improve the security of your home computer.
[http://www.cert.org/homeusers/HomeComputerSecurity/]
Komputer Sekuriti
Bagaimana seandainya tiba-tiba data-data Anda yang tersimpan didalam komputer hilang? Atau komputer Anda tanpa sebab mengalami "hang"? Atau komputer berjalan lambat tidak seperti biasanya? Tiba-tiba hard disk penuh. Kerap muncul pop-up yang menjengkelkan?
Itu adalah beberapa gejala bahwa komputer Anda sudah terserang oleh virus, spyware, malware, trojan dan lain-lain. Masih banyak gejala-gejala lainnya seperti komputer off secara tiba-tiba.
VIRUS
VIRUS didalam komputer adalah sebuah program komputer buatan manusia yang dibuat sengaja untuk mengacaukan dan merusak suatu sistim operasi.
Para pengguna komputer "pemula" dan pengguna internet "pemula" adalah sangat rentan terhadap serangan virus. Karena mereka belum memahami benar struktur sebuah file. Sebagai contoh: si A adalah pengguna internet pemula, pengetahuan komputernyapun masih tingkat pemula. Pada suatu hari dia mendapat email dengan disertai sebuah attachment dengan nama file : kangen.doc.exe, dengan menggunakan icon MS. Word untuk mengelabui.
Dianggapnya file itu adalah file dokumen biasa (Word). Karena ketidak tahuannya si A langsung membuka file tersebut. Setelah beberapa saat dirasakan komputernya timbul masalah. Sudah dipastikan bahwa komputernya sudah terinfeksi virus.
Sifat virus bermacam-macam. Ada virus yang langsung aktif ketika file tersebut berinteraksi dengan komputer tanpa harus membukanya.
YANG PERLU DIWASPADAI
Apabila didalam disket, flashdisk, CD ROM atau media penyimpanan lainnya maupun attachment email terdapat file-file yang mempunyai ekstensi yang aneh-aneh, harap diwaspadai. Mereka pada umumnya menyamarkan diri kedalam file-file ekstensi yang sudah dikenal. Misalnya :
*.jpg.pif , *.doc.exe , *.xls.vbs , *.pps.exe dan lain-lain.
MEDIA PENYEBARAN
Virus menyebar melalui beberapa media diantaranya : Internet, Email attachment, flash-disk, disket, CD ROM bahkan melalui VCD/CD bajakan. Maka berhati-hatilah kalau membeli CD software bajakan.
Bisa pula menyebar melalui jaringan LAN atau WAN. Bahkan jaringan RT/RW Net yaitu jaringan internet sharing yang digunakan bersama-sama di suatu lingkungan RT/RW sangat rentan sekali terserang virus, malware, spyware dan incaran empuk para hacker. Karena kebanyakan pengguna RT/RW net sangat terbatas pengetahuan internetnya.
TINDAKAN PREVENTIP
Tindakan preventip untuk meminimize serangan-serangan virus, hacker, maleware dan spyware :
* Instal program Anti Virus. Dan update secara berkala minimum 1 minggu sekali.
* Instal program Anti malware/spyware dan update secara berkala.
* Hati-hati terhadap ajakan untuk membuka link web site yang diragukan keabsahannya, terutama pada waktu chatting.
* Hati-hati untuk mendownload email attachment. perhatikan ekstensi filenya.
* Selalu memindai (scanning) virus setiap akan menggunakan media flashdisk, disket, CD ROM dan lain-lain.
* Gunakan CD software asli.
[http://www.aristamediastudio.co.cc/halaman/sekuriti.htm]
4 steps to protect your computer
1. Keep your firewall turned on.

2. Keep all your software and your operating system up-to-date.

3. Keep your antivirus software up to date.

4. Keep your antispyware technology up to date.
[www.microsoft.com/security/pypc.aspx]1. Untuk apakan Security itu?
Security perlu untuk melindungi data, file, properti yang kita miliki. sama seperti properti kepemilikan kita, misalnya rumah, kendaraan, badan...dll semuanya perlu security. jangan sampai properti yang kita miliki bisa di ambil oleh orang lain yang tidak berhak. Misalnya saya punya sesuatu barang. tergantung kita apakah orang lain boleh melihat, memakai, mengambil, atau tidak boleh sama sekali tahu. itu kita yang punya barang yang mengatur. begitu juga di bidang komputer, orang lain bisa saja melihat file-file kita tanpa setahu kita. bisa saja mencuri informasi, email, data pribadi...no kartu kridit, no rekening, no atm, no hp..dll. dan kalau orang tersebut menyalah gunakan informasi tersebut bisa saja dia mengambil uang kita di bank, bisa berbelanja atas nama kita, bisa mengirim sms enggak benar atas nama kita. bisa saja mengirim email atas nama kita ke semua orang yang ada di addressbook kita (sosial engineering)
2. apa saja yang perlu di secure ?
Tergantung anda, apa saja yang harus lebih secure apa yang tidak perlu. Kalau mobil anda cukup dipasang kunci stir, apakah anda masih perlu alarm, masih perlu kunci rahasia, apakah jendela cukup di kunci saja apakah masih perlu kunci gambok, tralis besi. apakah pagar cukup 1 m, atau perlu setinggi 3 m.
server anda apakah cukup instalasi linux standar, tanpa perlu firewall, apakah masih perlu selinux (security enhance linux), apakah masih bisa di konsol lewat telnet, atau perlu ssh, apakah masih bisa di ping, atau ping nya di blok. itu semua tergantung kebutuhan...jangan sampai security ini menyusahkan
diri sendiri.
apakah notebook anda ada sangat data penting sehingga anda tidak bisa meminjamkan ke orang lain ?, apakah kalau orang anda pinjamkan harus login dengan guest, apakah password anda tidak boleh diketahui orang lain ? walaupun itu orang terdekat anda ? apakah boleh orang lain mengetahui
password root notebook anda ?
itu semua anda yang mengatur, bisa secure atau tidak...nya ya tergantung kebutuhan.
kalau rekan kerja anda bisa di percaya 100% bisa saja dia diberikan source code anda yang terpenting dalam hidup anda. kalau dia orang yang tidak bisa dipercaya jangan coba-coba memberikan informasi penting itu.
kalau anda percaya windows masih secure, tidak akan anda kehilangan file, data, atau informasi rahasia, silahkan saja pakai windows. Tapi kalau tidak, kapok kena virus, kena spyware, capek tiap minggu bahkan tiap hari harus update antivirus, download patch...dll pakai OS yang lebih secure misalnya linux, MacOS X. kalau masih kurang secure pakai saja openbsd yang di claim OS paling secure di muka bumi.
kalau website anda berisi informasi penting, misalnya gerakan dakwah politik partai yang hanya bisa diakses oleh anggota partai, mungkin perlu security tinggat tinggi, perlu login/password yang di berikan oleh ketua partai, untuk mendapatkan akses ke website anda.
Kalau anda jualan di internet, informasi no kartu kredit, no atm, no rekening, perlu di buat secure.
jadi perangkat apa saja yang perlu secure dan yang tidak perlu, anda yang menentukan aturan (policy) nya, misalnya app server ERP sangat penting sehingga orang luar tidak bisa mengakses ke server, perlu firewall 2 sampai 3 layer, yang masuk ke ruangan server perlu otoritas tertentu, hanya anda yang tau root server itu...dsb.
sebaliknya webserver anda yang berisi server percobaan, tidak perlu security tercanggih...cukup install standar dengan firewall standar.
3. bagaimana cara hacker (sebenarnya cracker) meng-hack ?
1001 (infinity) cara maling bisa masuk ke rumah, begitu juga craker...
cantoh yang disini mungkin sudah kuno, tapi ini cara-cara paling klasik dan paling jitu.
1. sosial engineering, misanya menyamar jadi karyawan (di perusahaan besar mudah sekali), memakai email orang lain (banyak dipakai virus/worm), berpura-pura sebagai teman dekat...dll (di novel blue nowhere banyak contoh nya)
2. mencuri informasi, melalui sniffing network mencari user/password, mencari tagihan kartu kredit yang dibuang di tempat sampah. membuat spyware yang akan mengirimkan addressbook, pim, no-no penting di komputer ke internet.
3. mencari security hole aplikasi, aplikasi yang ada "bolon" nya bisa menyebabkan dihack orang, misalnya sendmail terkenal banyak hole nya, lebih baik pakai qmail, postfix. Telnet tidak secure karena mengirim plain text melalui network.
4. DOS (denail of service) Dulu pernah kejadian IIS kena virus code red yang menyebabkan internet sempat macet. juga virus blaster, mellisa. Juga dalnet pernah di DDOS (distribute denail of service) sehingga macet. mail server, atau proxy server yang tidak benar konfigurasi nya juga bisa.
DOS ini cara kerja nya adalah memberikan request ke server sehingga server tersebut tidak bisa bekerja lagi dan macet. misalnya mengirim ping terus menerus. DDOS lebih parah kejam lagi, penyerang misalnya mengirimkan virus/worm yang akan menyebabkan komputer yang terkena akan menjadi bot
(robot), yang akan menyerang site-site tertentu. bayangkan saja kalau jutaan komputer terkena virus dan menyerang satu server, server itu bisa down dalam hitungan jam. kasus virus ... lupa yang menyerang site SCO.
Tapi bisa saja sabotasi ini onsite di lingkungan dalam, misalnya membuat service yang looping dan beranak... dengan child process yang berkembang sangat cepat server pasti akan down dengan cepat. pernah juga router cisco yang down ada hole nya di port tertentu yang dimanfaatkan virus.
5. membuat malicius code, membuat trojan, virus, worm, spyware yang akan memberikan akses ke server tertentu. misalnya dengan mencuri password. trojan yang membuka tcp port yang bisa membuat backdoor.
6. mengakses melalui LAN, biasanya LAN sangat tidak secure, dibanding jaringan internet, orang yang membawa notebook dan menacapkan LAN akan dengan bebas mengakses lan lokal, melihat file sharing, dll. begitu juga dengan wireless lan, kalau tidak secure, gedung sebelah bisa dengan mudah masuk ke LAN, dan bisa mengakses file sharing, server-server yang berada di LAN.
Tujuan nya...macam-macam
1. uji coba ilmu, yang ini biasanya pelajar, mahasiswa. yang ingin test ilmu nya di internet, ngehack server sekolanya (biasanya security nya payah). kalau merasa sudah hebat ngehack server-server pemerintah, bank, dll biasanya tidak merusak. tapi biasanya cukup ceroboh gampang di ketahui admin. misalnya
tidak membersihkan log, meninggalkan history.
2. Mencari tantangan, yang ini hanya coba-coba untuk ngehack server dan meninggalkan pesan ke admin nya...bahwa security nya masih bolong sana dan sini...hacker berpengalaman yang kurang kerjaan biasanya ngehack server server yang dengan security yang cukup tinggi...
3. Pemerasan. Banyak server yang di DOS yang dengan tujuan sabotase, pemerasan atau sakit hati...dll, bisa juga protes karena misalnya site SCO.
4. politik. bisa saja suatu negara di ban blok karena perang, di sabotase site site nya, atau di kirim virus...wah ini sudah perang negara...perang elektronik, misalnya waktu irak di perangi amerika, saya yakin internet, TV, Radio, juga di ban/blok, TV/Radio nya di jamming...yang pasti orang militer
yang punya kerjaan...kalau indonesia coba-coba ngelawan amrik, israel, dkk, pastinya akan diserang dari segala macam penjuru, termasuk internet... coba-coba aja ngusir mobiloil, freeport, newmont, caltex...kalo enggak di perangi terang terangan... sekarang aja pemerintah masih nurut di dikte amrik dkk...ya masih aman-aman aja, walaupun pengaruh nya sudah terasa...ya anda bisa lah merasakan nya...dll
[http://linux.or.id/node/850]
WELLIAM HALIM

ωeℓcoмe тo συя
0 comments:
Post a Comment