BIOLOGY
Dr. Adhyatma, MPHDemi menyelamatkan budaya dan warisan sejarah bangsa, pada tanggal 14 September 1990 Depkes RI membangun sebuah museum kesehatan yang diberi nama " Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH - Depkes RI ". Museum ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1955, tetapi masih digunakan sebagai Rumah Sakit Pemberantasan Penyakit Kulit dan Kelamin. Sampai akhirnya berubah menjadi rumah penelitian kesehatan pompa manual injak (yang digunakan untuk membersihkan alat-alat kedokteran) sampai akhirnya diubah lagi menjadi sebuah museum kesehatan. Dari benda-benda bersejarah yang telah dirawat dengan sangat baik disana, dapat kita lihat bahwa meski teknologi telah berkembang, tapi warisan nenek moyang bangsa tidak boleh begitu saja ditinggalkan. Di museum ini, benda-benda sejarahnya terbagi menjadi tiga bagian yaitu kesehatan sejarah, kesehatan ilmu pengetahuan, dan kesehatan budaya. Terdapat banyak alat-alat kedokteran yang dipakai jaman dulu, alat-alat aborsi, serta hewan-hewan yang setelah diteliti kemudian diawetkan. Hewan-hewan yang diteliti merupakan hewan-hewan penyebab penyakit. Beberapa contoh hewan antara lain:
1. Sapi : penyebab penyakit Anthrax.
2. Musang : penyebab penyakit SARS.
3. Trenggiling: penyebab penyakit Lepra,
[namun dagingnya bisa digunakan untuk obat penyakit Lepra].
4. Tikus : penyebab penyakit Pes.
5. Nyamuk : penyebab penyakit Malaria.
6. Ikan Buntek : penyebab Keracunan Makanan.
7. Ular : penyebab Keracunan Darah.
8. Unggas : penyebab penyakit Flu Burung.
9. Kera : penyebab penyakit Rabies.
10. Kupu-kupu : Sayapnya dapat menyebabkan Alergi.
Di museum ini, alat-alat Aborsi yang ada juga cukup lengkap. Banyak terdapat peralatan-peralatan dukun bayi terlatih yang digunakan untuk menolong ibu melahirkan. Aborsi sendiri memiliki arti pengguguran atau kematian janin yang baik disebabkan oleh kelainan kehamilan, maupun sengaja digugurkan. Kematian janin karena kelainan, biasanya disebabkan oleh kelainan bawaan bayi, bisa juga disebabkan oleh penyakit plasenta misalnya : inflamasi. Adapun ibu yang menggugurkan bayi nya sendiri, pengguguran ini disebabkan oleh ibu yang sudah tidak sanggup menjaga bayinya, atau dari segi psikis biasanya hamil secara kecelakaan yang menyebabkan ibu malu, sehingga menghilangkan jejak dari si bayi.
Aborsi di Indonesia sendiri termasuk sebuah tindakan kriminal, karena dianggap salah satu bentuk pembunuhan ringan. Banyaknya aborsi yang ada di Indonesia biasanya disebabkan oleh seorang perempuan yang hamil diluar pernikahan sehingga terpaksa menggugurkan anaknya karena usia yang belum cukup. Menurut kami, hal-hal seperti ini bukanlah hal yang baik. Bayi yang tidak bersalah seharusnya dibiarkan hidup dan apabila masih merasa tidak cukup umur untuk merawat bayi, sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kehamilan. Sekaligus agar dapat dicapainya pernikahan yang bahagia :)
Beberapa alat aborsi yang ada di museum tersebut antara lain:
1. Alat Abortus untuk kehamilan muda [vacuum].
2. Alat Abortus untuk kehamilan tua [potong].
1. Sapi : penyebab penyakit Anthrax.
2. Musang : penyebab penyakit SARS.
3. Trenggiling: penyebab penyakit Lepra,[namun dagingnya bisa digunakan untuk obat penyakit Lepra].
4. Tikus : penyebab penyakit Pes.5. Nyamuk : penyebab penyakit Malaria.
6. Ikan Buntek : penyebab Keracunan Makanan.
7. Ular : penyebab Keracunan Darah.
8. Unggas : penyebab penyakit Flu Burung.
9. Kera : penyebab penyakit Rabies.10. Kupu-kupu : Sayapnya dapat menyebabkan Alergi.
Di museum ini, alat-alat Aborsi yang ada juga cukup lengkap. Banyak terdapat peralatan-peralatan dukun bayi terlatih yang digunakan untuk menolong ibu melahirkan. Aborsi sendiri memiliki arti pengguguran atau kematian janin yang baik disebabkan oleh kelainan kehamilan, maupun sengaja digugurkan. Kematian janin karena kelainan, biasanya disebabkan oleh kelainan bawaan bayi, bisa juga disebabkan oleh penyakit plasenta misalnya : inflamasi. Adapun ibu yang menggugurkan bayi nya sendiri, pengguguran ini disebabkan oleh ibu yang sudah tidak sanggup menjaga bayinya, atau dari segi psikis biasanya hamil secara kecelakaan yang menyebabkan ibu malu, sehingga menghilangkan jejak dari si bayi.
Aborsi di Indonesia sendiri termasuk sebuah tindakan kriminal, karena dianggap salah satu bentuk pembunuhan ringan. Banyaknya aborsi yang ada di Indonesia biasanya disebabkan oleh seorang perempuan yang hamil diluar pernikahan sehingga terpaksa menggugurkan anaknya karena usia yang belum cukup. Menurut kami, hal-hal seperti ini bukanlah hal yang baik. Bayi yang tidak bersalah seharusnya dibiarkan hidup dan apabila masih merasa tidak cukup umur untuk merawat bayi, sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kehamilan. Sekaligus agar dapat dicapainya pernikahan yang bahagia :)
Beberapa alat aborsi yang ada di museum tersebut antara lain:1. Alat Abortus untuk kehamilan muda [vacuum].
2. Alat Abortus untuk kehamilan tua [potong].

ωeℓcoмe тo συя
1 comments:
wah bagus sekali... :)
Trim's atas sharingnya
kunjungi saya ya... di http://bidanku.web.id
Post a Comment